DOGIYAI – AWIIPAPUA,Com.Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), merilis informasi resmi mengenai tahapan seleksi dan penetapan peserta program kerja sama pendidikan dengan Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi publik dan komitmen untuk meregenerasi pendidik guna meningkatkan mutu pendidikan di Dogiyai.
Kepala Disdikpora Kabupaten Dogiyai, David Goo,S.IP menegaskan bahwa program ini lahir dari evaluasi mendalam terhadap kebutuhan guru berkualitas di satuan pendidikan. Kerja sama strategis dengan UNPAR dipilih karena reputasi kampus tersebut dalam menghasilkan lulusan keguruan yang unggul dan berkarakter.
“Program ini memberikan kesempatan emas bagi putra-putri asli Dogiyai untuk menempuh pendidikan tinggi dengan pembebasan seluruh biaya kuliah serta fasilitas tempat tinggal selama masa studi. Ini adalah investasi daerah untuk masa depan,” ujar David Goo.
Untuk menjamin objektivitas dan kualitas, proses seleksi sepenuhnya diserahkan kepada pihak universitas tanpa intervensi dari pihak luar manapun. Dewan juri terdiri dari akademisi bergengsi UNPAR, yakni satu orang Profesor, satu orang Doktor, dua orang Magister, serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNPAR.
Tahapan seleksi dilakukan secara ketat meliputi:
1. Seleksi Administrasi: Verifikasi kelengkapan berkas.
2. Tes Tertulis: Mengukur kemampuan akademik dasar.
3. Tes Wawancara: Menggali potensi dan ketertarikan calon mahasiswa terhadap dunia keguruan.
4. Tes Kesehatan: Memastikan kondisi fisik calon mahasiswa sehat sebelum berangkat, selama studi, hingga kembali mengabdi.
Dari total 55 pendaftar, sebanyak 50 orang memenuhi syarat administrasi. Setelah melalui tes kompetensi dasar, ditetapkan 20 orang sebagai peserta lulus seleksi awal. Namun, terjadi dinamika di mana 4 orang mengundurkan diri karena memilih jurusan lain atau alasan pribadi.
Sesuai mekanisme, posisi mereka digantikan oleh kandidat cadangan berdasarkan urutan nilai. Dari 4 pengganti, hanya 1 orang yang melaporkan diri dan siap berangkat. Sehingga, total final peserta yang diberangkatkan ke Bandung adalah 16 orang.
Rekapitulasi Proses Seleksi:
• Pendaftar Masuk: 55 Orang
• Lulus Administrasi: 50 Orang
• Lulus Tes Kompetensi: 20 Orang
• Mengundurkan Diri: 4 Orang
• Total Diberangkatkan: 16 Orang
Disdikpora Kabupaten Dogiyai mengucapkan selamat kepada ke-16 mahasiswa yang telah lolos seleksi ketat. “Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Jadilah agen perubahan yang kelak kembali membawa ilmu untuk memajukan pendidikan di Tanah Meeuwodidee,” tutup David Goo.
Informasi ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan publik kepada masyarakat Dogiyai. Pemkab Dogiyai berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang bermutu, adil, dan transparan.






