Pesan Inspiratif Kadinkes Dogiyai di HUT Ke-63 SMP YPPK Moanemani: “dari tiga Pemenang Lomba ini, satu harus jadi Dokter”

 

DOGIYAI – Suasana haru bercampur semangat menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani pada Minggu (4/10/2026). Momen istimewa terjadi ketika Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dogiyai sekaligus Pelaksana Tugas (Pj.) Direktur RSUD Dogiyai, dr. Maria Clara Giyai, M.Kes., hadir sebagai alumni kebanggaan sekolah tersebut.

 

Di sela-sela rangkaian acara, dr. Maria Clara Giyai dipanggil oleh pemandu acara untuk menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan pihak sekolah sebelumnya. Namun, momen penyerahan hadiah itu berubah menjadi sesi motivasi yang mendalam bagi ratusan siswa yang hadir.

 

Saat menyerahkan penghargaan kepada tiga siswa berprestasi, dr. Maria Clara Giyai menyampaikan sebuah tantangan dan harapan besar. Dengan nada serius namun penuh kasih, ia menyatakan, “Dari ketiga siswa yang sedang saya beri hadiah ini, saya berharap suatu saat nanti, setidaknya satu dari kalian akan kembali ke sini sebagai seorang Dokter di Kabupaten Dogiyai.”

 

Dr. Maria Clara menjelaskan alasan di balik harapannya tersebut. Ia menyoroti bahwa Kabupaten Dogiyai masih sangat kekurangan tenaga medis profesional, khususnya dokter spesialis dan umum yang berasal dari putra daerah sendiri.

 

“Kami di Kabupaten Dogiyai sangat membutuhkan tenaga dokter. Bukan hanya untuk melayani masyarakat, tetapi juga untuk membangun sistem kesehatan yang lebih baik dari dalam. Kalian adalah aset masa depan kami,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari para siswa dan guru.

 

Pernyataan tersebut sontak memicu sorak-sorai dan tepuk tangan gemuruh dari seluruh hadirin. Wajah-wajah para siswa tampak bersinar, seolah-olah ada benih cita-cita baru yang ditanamkan dalam hati mereka. Para hadirin seakan sepakat dalam diam, mendukung penuh agar impian Kadinkes tersebut dapat terwujud melalui generasi muda Moanemani.

 

Kehadiran dr. Maria Clara Giyai sebagai alumni tidak hanya sekadar simbolis, tetapi menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani mampu mencetak kader-kader pemimpin dan profesional yang berkualitas. Ia menjadi role model bagi adik-adik kelasnya bahwa keterbatasan geografis bukanlah halangan untuk meraih prestasi tertinggi di bidang kesehatan.

 

Para bapak/i Guru SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani menyambut baik motivasi tersebut dan berkomitmen untuk terus mendorong siswanya agar tertarik mendalami ilmu sains dan kesehatan.

 

Dengan pesan kuat dari dr. Maria Clara Giyai, HUT ke-63 sekolah ini bukan hanya dirayakan sebagai kenangan masa lalu, tetapi sebagai lompatan menuju masa depan di mana putra-putri Dogiyai siap menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan bagi tanah kelahiran mereka.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *