DOGIYAI – AWIIPAPUA,Com. Komisi A DPRD Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, mengeluarkan seruan resmi pada Senin (5/10/2026) terkait berlangsungnya peresmian Gereja Paroki Santa Maria Ratu Rosari di Idakebo, Distrik Kamtara. Seruan ini ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran eksekutif, legislatif, yudikatif, aparat keamanan, hingga pemuda-pemudi agar menjaga kondusivitas dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung.
Dalam keterangannya,Komisi A DPRD,Yohanes Degei,S.IP menekankan bahwa kedatangan Uskup Keuskupan Timika untuk meresmikan gereja tersebut bukan sekadar acara seremonial biasa, melainkan momen penuh berkat dan kebanggaan bagi umat Katolik serta seluruh masyarakat Kabupaten Dogiyai.
“Kedatangan Bapak Uskup adalah kehormatan besar. Ini adalah momen yang menyatukan kita semua dalam semangat persaudaraan, tanpa memandang perbedaan suku maupun agama,” ujarnya dalam rilis tertulis yang diterima media.
Seruan tersebut menyoroti tiga tujuan utama dari pelaksanaan peresmian gereja:
1. Pengudusan Rumah Ibadah: Menyerahkan bangunan secara resmi sebagai tempat suci untuk berdoa, memuji Tuhan, dan merayakan iman umat Katolik.
2. Pemersatu Masyarakat: Menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga Idakebo dan sekitarnya.
3. Menjaga Martabat Daerah: Menunjukkan kepada publik luas bahwa masyarakat Dogiyai adalah masyarakat yang beradab, menghormati tempat ibadah, dan mampu menjaga kedamaian.
Komisi A DPRD,Yohanes secara tegas mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan apapun yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan selama prosesi peresmian, khususnya di wilayah Distrik Kamuu utara dan Kamu Timur.
“Kami mohon kepada semua pihak: jaga nama baik kita bersama. Hargai Gereja dan aktivitas ibadah di dalamnya, sebagaimana kita ingin tempat ibadah kita juga dihargai. Tidak boleh ada gangguan sedikitpun terhadap kelancaran acara ini,” tegasnya.
Ia juga secara khusus meminta dukungan dari aparat keamanan untuk menjamin sterilitas dan keamanan lokasi acara. Sementara itu, kepada para pemuda dan pemudi, ia berpesan agar menjadi teladan dengan menjaga sikap dan turut serta mendukung acara secara positif.
Dalam penutup seruan, Ketua Komisi A DPRD,Yohanes Degei,S.IP mengingatkan bahwa gereja dan negara memiliki peran yang saling melengkapi. Gereja membina jiwa dan moral masyarakat, sementara pemerintah melayani kebutuhan fisik dan pembangunan infrastruktur. Kolaborasi harmonis antara keduanya diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat Kabupaten Dogiyai.
“Mari kita jaga kedamaian. Ketika kita menghormati Tuhan dan rumah-Nya, berkat damai sejahtera akan turun ke tengah-tengah kita, ke dalam keluarga, dan ke tanah Papua Tengah yang kita cintai,” pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk hadir, mendukung, dan mendoakan agar peresmian Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo berjalan lancar, aman, dan penuh berkat.
